Air Zam-zam Dengan Segala Keajaibannya

Air Zam-zam Dengan Segala Keajaibannya – Bagi umat muslim secara keseluruhan, air zam-zam bukan merupakan air biasa karena terdapat berbagai kajaiban di dalamnya.

Karenanya, air ini dinilai membawa berkah yang luar biasa jika diminum. Sejatinya, air zam-zam ditemukan oleh Siti Hajar yang merupakan istri Nabi Ibrahim.

zam

Sumber air ini terletak diantara bukit Sofa dan bukit Marwa. Hingga saat ini umur mata air zam-zam sekitar empat abad, dan masih berfungsi normal seperti biasa.

Menjadi sebuah keajaiban tersendiri karena hingga kini sumber mata air zam-zam masih mengalir seperti dahulu.

Meskipun diambil setiap hari hingga berpuluh-puluh liter, air zam-zam seperti tidak pernah akan ada habisnya. Penelitian pun dilakukan untuk mencari jawaban dari keajaiban ini, namun tidak ada satupun yang dirasa bisa menjelaskan.

Bayangkan jika setiap jamaah haji membawa pulang air zam-zam sebanyak lima liter perhari, ajaibnya sumber air terasa seperti keluar terus menerus.

Mengandung zat antibakteri

Salah satu keajaiban dari air zam-zam adalah mengandung zat antibakteri. Hal ini sudah dibuktikan oleh penelitian dari Eropa maupun Arab Saudi sendiri.

Hasilnya, para peneliti sepakat bahwa air zam-zam mengandung zat antibakteri. Namun yang menjadi pertanyaan, dari manakah zat antibakteri tersebut.

Berbagai penelitian lanjutan dilakukan namun sayangnya belum ada jawaban pasti tentang hal ini. Selain antibakteri, zat lain yang ditemukan adalah magnesium dan kalsium. Kedua zat tersebut mempunyai berperan dalam pertumbuhan tulang manusia.

Mata air ajaib

Karena keajaibannya dalam menyediakan jumlah air yang berlimpah, hal ini membuat banyak peneliti menjadi heran dari mana asal sumber mata air zam-zam.

Berangkat dari rasa heran, maka sebuah peneletian dilakukan untuk mengetahui asal sumber air. Konon, ukuran kolam air zam-zam hanya 4×5 meter.

Hasil penelitian menyatakan bahwa mata air tersebut sangat fleksibel tergantung dari seberapa banyak air dibutuhkan. Jika air yang dibutuhkan banyak maka sumber air akan melimpah, dan sebaliknya.

Tidak pernah kering

Bahkan dalam kondisi kekeringan pun, sumber air zam-zam tetap berfungsi normal seperti tidak terpengaruh sama sekali.

Bahkan meski digunakan oleh jutaan umat muslim sekalipun, sumber air zam-zam tidak akan pernah mengering.

Sebagai gambaran, seorang yang menunaikan ibadah haji akan tinggal di Makkah setidaknya 25 hari, dan dalam sehari menghabiskan kurang lebih satu liter. Jika dijumlah, dalam musim haji saja air zam-zam sudah digunakan sebanyak 50 juta liter.

Baca Juga : Berikut Keajaiban Air Zam-zam yang Harus Anda Tahu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *